Senin Feb 06

Pendidikan

Wall Street Institute Bagi-bagi 200 Beasiswa

Ada banyak cara untuk merayakan ulangtahun. Langkah yang dilakukan oleh Wall Street Institute mungkin baik untuk ditiru. Pada hari jadinya yan ke-2, Wall Street Institute Indonesia membagikan 200 beasisw kepada masyarakat Jakarta. Pemberian beasiswa tersebut merupakan salah satu upaya Wall Street Institute untuk menstimulasi masyarakat agar terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris di tengah situasi ekonomi yang saat ini tidak stabil.

Caranya? Mudah saja, karena Wall Street Institute melakukan penilaian selama tiga bulan kepada calon penerima beasiswa. Hal ini dilakukan guna mendapatkan siswa yang memang benar-benar layak menerima beasiswa.


"Melalui program beasiswa ini, Wall Street Institute semakin membuka kesempatan bagi anggota masyarakat untuk mendapatkan pendidikan Bahasa Inggris terbaik. Wall Street Institute terus mendorong masyarakat ditengah situasi ekonomi yang tidak stabil, untuk tetap tidak hilang fokus dalam meningkatkan kemampuan diri mereka sebagai bagian dari kekuatan diri mereka sendiri," kata Grace Chandra, selaku Head of Marketing Wall Street Institute Indonesia.
Beasiswa yang diberikan oleh Wall Street Institute bagi 200 orang tepilih terbagi menjadi tiga kategori. Yaitu kategori beasiswa penuh atau Full Scholarship. Pada kategori ini, angka yang harus diraih selama masa penilaian adalah 98-100%.
Jika angka tersebut berhasil diraih maka Wall Street Institute akan memberikan tambahan level sesuai dengan jumlah level yang mereka ambil saat pendaftaran. Sedangkan kategori beasiswa tidak penuh atau Partial Scholarship, siswa harus mendapatkan nilai 95-97% selama masa penilaian.
Untuk kategori ini Wall Street Institute akan memberikan beasiswa sebanyak tiga level atau beasiswa senilai Rp13.890.000. Selain itu ada pula kategori The New EOL Scholarship, siswa mendapatkan beasiswa Rp7.300.000 atau gratis belajar di Wall Street Institute sebanyak 1 level atau selama tiga bulan.


Menurut Grace, beasiswa bagi 200 orang ini terbuka untuk semua msyarakat Jabodetabek yang ingin meningkatkan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris.
Untuk mendapatkan kesempatan ini, hanya perlu mendaftarkan diri menjadi siswa Wall Street Institute. Selanjutnya konsultan Wall Street Institute akan menawarkan program beasiswa tersebut.
Apabila ingin mengikuti prorgam beasiswa, siswa cukup mengisi form beasiswa. Selanjutnya, jika selama level pertama atau selama tiga bulan siswa tersebut memenuhi kualifikasi yang sudah ditentukan maka siswa tersebut akan mendapatkan beasiswa dari Wall Street Institute sesuai kategori-kategori yang disediakan.
Pengumuman beasiswa akan dilakukan 30 Agustus 2009. Mereka yang mendapatkan beasiswa harus menggunakan fasilitas tersebut paling lambat 31 Oktober 2009. Wall Street Institute memastikan bahwa kesempatan ini terbuka bagi setiap orang dan penilaian dilakukan dengan sangat fair.
"Sehingga tentu sangat sayang apabila kesempatan ini dilewatkan. Apalagi dalam belajar bahasa Inggris kontinuitas sangat berperan penting dalam keberhasilan belajar bahasa Inggris. Beasiswa ini diharapkan dapat menjadi sarana agar siswa semakin punya waktu dan tempat yang lebih banyak untuk belajar," ungkap Grace.


Ia juga menjelaskan bahwa semua peraih beasiswa akan mendapatkan fasilitas yang sama baiknya dengan siswa reguler. Mereka dapat menggunakan ruang multimedia dengan teknologi terbaik, pelajar dapat mempelajari kosa kata dan lafal pengejaan melalui media komputer yang terdapat di ruang multimedia.
Bagi para pelajar yang dinilai telah mampu menyelesaikan sesi latihan di ruang multimedia dan menjawab dengan benar seluruh latihan tertulis akan bertemu dengan guru mereka dan mempraktekkan apa yang mereka pelajari di kelas yang disebut encounter class. Di kelas ini terdapat 1 orang guru dan maksimal 4 orang pelajar. Guru pengajar merupakan native speaker yang memiliki pendidikan memadai sebagai tenaga pengajar dan sudah tersertifikasi dengan kualitas terbaik.


"Wall Street Institute menerapkan standar yang sama baik metoda belajar maupun desain di seluruh cabang Wall Street Institute di seluruh dunia untuk memastikan penyampaian tingkat kualitas layanan yang sama tanpa membedakan negara," tambah Grace Chandra.


Selain fasilitas multimedia dan kelas encounter, Wall Street Institute juga menyiapkan sesi-sesi tambahan yang dinamakan Complementary Class sebanyak 21 kelas setiap minggunya. Kelas ini dirancang untuk meningkatkan kelancaran para pelajar berbicara dalam bahasa Inggris. Para pelajar berkomunikasi antar sesama pelajar dalam level yang sama membicarakan beragam topik.
Yang lebih menarik, Wall Street Institute juga menggelar berbagai kegiatan dalam program bernama Social Club yang dikemas dengan cara yang menarik dan menyenangkan dimana para pelajar hanya diperbolehkan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Kegiatan ini dapat dilakukan di dalam maupun luar Wall Street Institute.