Senin Feb 06

Sosial Budaya

40 Lukisan Relief Borobudur Dipamerkan

Perupa Sony Arya Santosa akan memamerkan 40 lukisan relief pada dinding Candi Borobudur di Elo Art Gallery, Magelang, Jawa Tengah, 16-22 April ini. "Ke-40 lukisan relief ini saya siapkan sejak empat tahun lalu, " kata Sony, Jumat (10/4), di Jakarta. Lukisan-lukisan itu, kata dia, dibuat berdasarkan hasil foto.Temanya bermacam-macam, tetapi mewakili empat unsur, yakni kehidupan rakyat, pemerintahan, para bangsawan dan kaum ulama. Pameran bertajuk ‘Pusaran Hening - Spirit of Bororbudur’ itu mendapat dukungan dari Departemen Dalam negeri, bertujuan mengangkat kembali eksistensi candi berusia ribuan tahun tersebut.

Sony antara lain menampilkan lukisan berjudul Pesolek, Penghibur, Pemohon, Pengendali, Mata Jiwa, Hening, Bercerita, Pemimpi, Emansipasi, Cinta Kasih, Dewi Aspara, Inti Negara, Fatwa, dan Moksa. Pameran akan dibuka oleh Mendagri Mardiyanto.

Selama pameran berlangsung akan juga diadakan dialog budaya dengan tema ‘Borobudur, Seni, dan Perdamaian Abadi’ menanpilkan sejumlah pembicara terkenal termasuk Romo Murita, KPH Darudriyo Sumodiningrat, dan Gus Mus.

Sony Arya Santosa lahir di Sumatera Selatan tetapi menghabiskan masa remaja di Jakarta. Tahun 1989 ia hijrah ke Bali dan menetap di daerah Ubud, di mana dia mulai melukis secara profesional.

Menikah dengan wanita Prancis yang juga pelukis, Sony sempat menetap dan berkarya di negara istrinya itu, sampai kembali ke Tanah Air pada 2005. Sekarang dia menetap di Elo Art, sebuah galeri seni yang dibangun di atas lahan seluas 10.000 meter persegi di pinggiran sungai Elo Progo, desa Bejen, Wanurejo, Borobudur, Magelang.